HUBUNGAN ASUPAN ENERGI DAN PROTEIN DENGAN STATUS GIZI SANTRI DI PESANTREN NURUL FALAH MEULABOH TAHUN 2019

  • Saiful Fakri STIKes Medika Teuku Umar
  • Ita Jananda Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Medika Teuku Umar Meulaboh
Keywords: Asupan Energi, Asupan Protein, dan Status Gizi Santri

Abstract

Kebutuhan asupan remaja di pondok pesantren cendreung rendah. Hal ini karena keterbatasan makanan yang disediakan di pesantren. Karena keterbatasan serta aktifitas remaja dipesanten lebih meningkat, kebutuhan zat gizi juga meningkat dari anak sekolah biasa. Ini dibuktikan berdasarkan data Riskesdes (2013) menyatakan status gizi remaja umur 16-18 tahun mengalami peningkatan dengan prevalensi sangat kurus sebesar 1,9%, remaja kurus 7,5%, dan gemuk 7,3%. Untuk mengetahui Hubungan Asupan Energi Dan Protein Dengan Status Gizi Santri Di Pesantren Nurul Falah Meulaboh Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah Deskriptif Analistik dengan menggunakan rancangan cross sectional. Sasaran penelitian ini adalah santri telah memiliki umur 12-15 tahun sebanyak 30 santri yang mondok Pesantren Nurul Falah Meulaboh.. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah secara purposive sampling.

Hasil uji statistik menggunakan chi square pada derajat kepercayaan 95% menunjukkan tidak terdapatnya hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang zat gizi dengan status gizi balita yaitu dengan nilai (p>0,05). Tidak terdapat hubungan asupan energi dan asupan protein dengan status gizi pada santri di Pesantren Nurul Falah Meulaboh p = 0,068.  Diharapkan melalui penelitian ini dapat menyusun menu makanan yang seimbang dan cukup untuk meningkatkan asupan energi dan asupan protein yang bervariasi bagi remaja di pesantren.

Published
2021-07-27