FUNGSI KERUKUNAN KELUARGA KALANG (K3) DALAM ASPEK SOSIAL EKONOMI DI DESA AMBALKEBREK KECAMATAN AMBAL

  • Putri Anggraeni Universitas Negeri Semarang
Keywords: Masyarakat Kalang, K3, Aspek Sosial Ekonomi

Abstract

Masyarakat Kalang identik dengan bentuk rumah yang besar melambangkan kebangsawanannya, melakukan ritual, slametan, sajen, dan bersifat tertutup dengan masyarakat. Kalang tidak dapat hanya mempertahankan institusi tradisionalnya karena kebutuhan menjadi semakin kompleks mengikuti kemajuan jaman. Kalang di Desa Ambalkebrek kecamatan Ambal memiliki pemikiran yang modern dengan membentuk K3 (kerukunan keluarga kalang), akan tetapi K3 membawa dampak pada relasi baru di masyarakat. K3 dan masyarakat dalam aspek sosial bersifat terbuka dengan adanya anggota K3 yang menjadi kepala desa, dan keberadaan keluarga Kalang (K3) sangat dihormati dengan pemberian panggilan nganten (ningrat). K3 dan masyarakat dalam aspek ekonomi melakukan kerjasama, dalam menjalankan bisnis wirausaha K3 banyak mempekerjakan masyarakat setempat.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Penelitian ini mengambil lokasi di Desa Ambalkebrek Kecamatan Ambal Kabupaten Kebumen. Fokus penelitiannya adalah (1) fungsi kerukunan keluarga kalang (K3) dalam hubungan sosial di Desa Ambalkebrek Kecamatan Ambal Kabupaten Kebumen, (2) fungsi kerukunan keluarga kalang (K3) dalam hubungan ekonomi di Desa Ambalkebrek Kecamatan Ambal Kabupaten Kebumen, (3) pentingnya koperasi K3 untuk relasi dan pertukaran antara pihak patron kalang dan klien masyarakat Desa Ambalkebrek Kecamatan Ambal Kabupaten Kebumen. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Keabsahan data dilakukan menggunakan teknik triangulasi dengan pemeriksaan dan pemanfaatan sumber. Analisis data dilakukan dengan analisis interaktif.

Published
2021-09-27