Hubungan Antara Fiqh Al-Lughah, Filologi, Dan Linguistik: Telaah Konseptual Antara Aspek ‘Ṣinā‘Ah’ (Praktik) Dan ‘Ma‘Rifah’ (Pengetahuan)
DOI:
https://doi.org/10.54543/fusion.v5i12.499Keywords:
fiqh al-lughah, filologi, linguistikAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan konseptual antara fiqh al-lughah (اللغة فقه), filologi (الفيلولوجيا), dan linguistik (اللغة علم) dalam konteks keilmuan bahasa Arab, khususnya pada interaksi antara aspek ṣinā‘ah (praktik kebahasaan) dan ma‘rifah (pengetahuan ilmiah). Fokus kajian diarahkan pada bagaimana fiqh al-lughah berperan sebagai jembatan epistemologis yang menghubungkan analisis tekstual filologi dengan pendekatan ilmiah linguistik modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan pendekatan library research, yaitu menganalisis literatur klasik dan kontemporer dari karya para pakar seperti Ibn Jinni, Tammām Ḥassān, Ibrahim Anis, dan Mahmud Fahmi Hijazi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fiqh al- lughah memiliki posisi sentral sebagai disiplin yang memadukan dimensi praktis dan teoretis dalam studi bahasa Arab. Ia memberikan landasan maknawi dan budaya bagi linguistik modern sekaligus memperkaya metode filologi dengan analisis semantik dan kontekstual. Secara konseptual, integrasi ketiga disiplin tersebut melahirkan paradigma kajian bahasa yang lebih komprehensif dan relevan terhadap pengembangan pendidikan bahasa Arab modern, baik dari segi teori maupun praktik pengajaran.





