Perkembangan Ancaman Udara Modern Dan Kebijakan Modernisasi Alutsista Arhanud TNI AD Dalam Sistem Pertahanan Udara Nasional Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.54543/fusion.v5i12.501Keywords:
ancaman udara modern, Arhanud TNI AD, modernisasi alutsista, kebijakan pertahananAbstract
Perkembangan ancaman udara modern yang ditandai dengan meningkatnya penggunaan wahana udara nirawak (UAV), rudal presisi, serta teknologi serangan jarak jauh berkecepatan tinggi telah mengubah karakter peperangan udara secara signifikan. Kondisi ini menuntut negara untuk memiliki sistem pertahanan udara yang adaptif dan terintegrasi, khususnya pada komponen pertahanan udara berbasis darat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan ancaman udara modern serta mengkaji kebijakan modernisasi Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) TNI AD dalam kerangka Sistem Pertahanan Udara Nasional Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis kebijakan dan studi dokumen terhadap regulasi pertahanan, dokumen strategis nasional, serta literatur akademik dan laporan pertahanan internasional yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan antara dinamika ancaman udara modern dengan kapabilitas Alutsista Arhanud TNI AD yang ada, terutama dalam aspek jangkauan deteksi, integrasi sistem komando dan kendali, serta kemampuan menghadapi ancaman udara berlapis. Kebijakan modernisasi Arhanud TNI AD telah diarahkan pada penguatan sistem pertahanan udara nasional, namun masih menghadapi tantangan dalam implementasi, seperti keterbatasan anggaran, penguasaan teknologi, dan interoperabilitas antarmatra. Penelitian ini menyimpulkan bahwa modernisasi Arhanud TNI AD perlu dilakukan secara berkelanjutan dan berbasis ancaman aktual, serta terintegrasi dalam sistem pertahanan udara nasional yang komprehensif. Temuan ini memberikan implikasi strategis bagi perumusan kebijakan pertahanan udara Indonesia yang lebih adaptif terhadap perkembangan ancaman udara modern.





