Humor Sebagai Sarana Literasi Politik Generasi Muda: Studi Terhadap Materi Stand Up Comedy Pandji Pragiwaksono

Authors

  • Nurdin Abdul Aziz Rifa Institute, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54543/fusion.v6i01.502

Keywords:

humor politik, literasi politik, generasi muda, stand up comedy

Abstract

Rendahnya literasi politik di kalangan generasi muda Indonesia kerap dipahami sebagai akibat dari apatisme, kejenuhan terhadap wacana formal, serta jarak emosional antara bahasa politik dan realitas sehari-hari. Dalam konteks tersebut, humor, khususnya stand up comedy, muncul sebagai medium alternatif yang mampu menjembatani kesenjangan antara isu politik dan pengalaman publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana materi stand up comedy Pandji Pragiwaksono berfungsi sebagai sarana literasi politik bagi generasi muda. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis wacana kritis, penelitian ini mengkaji narasi, struktur humor, serta pesan politik yang disampaikan dalam beberapa pertunjukan Pandji Pragiwaksono. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humor tidak sekadar berperan sebagai hiburan, melainkan sebagai alat refleksi sosial yang mampu menyederhanakan isu politik kompleks, membongkar relasi kuasa, dan mendorong audiens untuk berpikir kritis terhadap realitas demokrasi. Humor yang dibangun melalui pengalaman personal, ironi, dan satire politik terbukti efektif menciptakan kedekatan emosional dengan generasi muda, sekaligus meningkatkan kesadaran politik mereka secara non-dogmatis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa stand up comedy dapat diposisikan sebagai medium literasi politik alternatif yang relevan di era budaya populer dan media digital.

Downloads

Published

2026-01-16

Citation Check