Tinjauan Kritis Terhadap Efektivitas AI (Artificial Intelligence) Dalam Pengembangan Keterampilan Akademik
DOI:
https://doi.org/10.54543/fusion.v6i10.549Keywords:
kecerdasan buatan, keterampilan akademik, berpikir kritisAbstract
Kecerdasan buatan (AI) generatif masuk ke ruang kelas dan kampus lebih cepat daripada kemampuan institusi pendidikan merumuskan aturan mainnya. Kita sering bertanya apakah AI membuat mahasiswa lebih pintar, padahal pertanyaan yang lebih jujur adalah apa yang sebenarnya dilatih ketika mahasiswa memakai AI. Artikel ini meninjau secara kritis efektivitas AI dalam pengembangan keterampilan akademik, yaitu berpikir kritis, menulis ilmiah, literasi informasi, dan regulasi diri belajar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain tinjauan pustaka kritis (critical literature review) terhadap publikasi bereputasi tahun 2019–2025, dianalisis dengan analisis tematik. Hasil menunjukkan tiga pola. Pertama, AI cenderung efektif meningkatkan kinerja akademik jangka pendek, terutama pada tugas yang terstruktur. Kedua, efektivitas itu tidak otomatis menjadi kompetensi yang bertahan ketika AI dilepas. Ketiga, dampak AI ditentukan oleh cara pakainya, yakni sebagai penopang proses berpikir atau sebagai pengganti proses berpikir. Artikel ini menyimpulkan bahwa AI efektif sebagai scaffolding yang dirancang dengan sengaja dan berisiko menjadi jalan pintas kognitif bila dipakai tanpa desain pedagogis, literasi AI, dan asesmen yang menilai proses. Implikasi kebijakan dan praktik dirumuskan untuk pendidik dan pengelola perguruan tinggi.





