FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PERDARAHAN POST PARTUM DI RSUD INDRAMAYU

Authors

  • Rosidah Poltekes Bhakti Pertiwi Husada Cirebon, Indonesia
  • Rica Arieb Shintami Poltekes Bhakti Pertiwi Husada Cirebon, Indonesia
  • Mitha Erlisya Puspandhani Poltekes Bhakti Pertiwi Husada Cirebon, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54543/fusion.v1i1.9

Keywords:

Pre-eklamsia, Umur, Paritas, Perdarahan Post Partum

Abstract

Kejadian dalam pendarahan pada post partum di RSUD Indramayu masih cukup tinggi. Hasil observasi terdapat 10 data untuk ibu post partum yang mengalami perdarahan diketahui 2 ibu mengalami preeklamsia, 2 ibu mengalami usia dan 1 ibu berparitas resiko tinggi yaitu grandemultipara. Tujuan pada peenelitian ini ialah untuk mengetahui beberapa faktor yang berhubungan atas kejadian perdarahan pada post partum di RSUD Indramayu.

Jenis dalam sebuah penelitian deskriptif analitik pada pendekatan cross sectional. Hasil penelitiannya adalah ibu post partum di RSUD Indramayu tahun 2019 adalah 10 orang (11,5%) positif pre-eklamsia dan 77 orang (88,5%) negatif pre-eklamsia; 12 orang (13,8%) berumur < 20 tahun, 62 orang (71,3%) berumur 20-35 tahun dan 13 orang (14,9%) berumur >35 tahun; 17 orang (13,8%) primipara, 62 orang (71,3%) multipara dan 13 orang (14,9%) grandemultipara; 17 orang (19,5%) positif perdarahan post partum dan 70 orang (80,5%) negatif tidak perdarahan post partum.

Kesimpulan penelitiannya adalah ada hubungan pre-eklamsia dengan kejadian perdarahan post partum  (p 0,003 < α 0,5). Ada hubungan umur dengan kejadian perdarahan post partum (p 0,002 < α 0,5). Ada hubungan  paritas dengan kejadian perdarahan post partum  (p 0,001 < α 0,5).

Downloads

Published

2020-10-28

Citation Check